Gara-gara Cinta Bersemi Kembali, Dybala Kembali Subur?

Gara-gara Cinta Bersemi Kembali, Dybala Kembali Subur?

Situs Judi Bola – Paulo Dybala kasmaran lagi. Striker Juventus itu dikabarkan telah balikan dengan kekasihnya, Antonella Cavalieri.

Antonella dikabarkan datang ke Turin khusus untuk menemui Dybala. Keduanya menghabiskan liburan Natal bersama di Courmayeur. Mereka berdua tampak sangat bahagia. Kembalinya jalinan asmara antara Dybala dan Antonella ini diharapkan dapat membuat striker Argentina itu kembali rajin mencetak gol. Dikarenakan dalam dua bulan terakhir, keran golnya memang seret. Koleksi golnya untuk Juventus hanya bertambah  tiga sejak November.

Sebelumnya disebut-sebut, penurunan performa Dybala ini disebabkan karena dirinya sedang galau. Dia yang sudah berpacaran selama tiga tahun dengan model asal Argentina itu, dikabarkan putus musim panas lalu. Tetapi, kabar putus asmara pemain yang bergabung dengan Juventus dari Palermo tersebut baru dikonfirmasi di awal November lalu.

Penurunan performa Dybala berimbas pada posisinya di tim. Dalam tiga pertandingan terakhir di Serie A, dia selalu dicadangkan. Bahkan saat menghadapi AS Roma di pertandingan terakhir pekan lalu, ia sama sekali tidak dimainkan. Walau demikian, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri punya alasan atas keputusannya.

“Dybala adalah pemain yang paling sering dimainkan di Juventus, melebihi siapapun. Jadi, dicadangkan dalam dua pertandingan saja itu hal biasa,” kata Allegri.

Allegri mengaku telah bicara dengan Dybala, dan menurutnya, striker berusia 24 tahun itu tidak mempersoalkan sama sekalipun keputusannya.

“Ada saat-saat di mana kita butuh pemain yang ini, dan ada pula saat lain dimana kita membutuhkan pemain yang lain. Saat ini kami butuh kesolidan. Kalaupun Dybala diturunkan dari bangku cadangan, dia pasti akan tampil bagus malam ini,” Allegri menambahkan.

Menurunya performa dari Dybala juga turut menyita perhatian sosok-sosok penting di Juventus, mulai dari pelatih, direktur, kapten tim, sampai wakil presiden klub. Dari mereka semua, dia mendapat nasihat dan masukan. Pavel Nedved, misalnya, menyarankan Dybala lebih berkorban di dalam menjalani kehidupan baik di dalam dan di luar lapangan agar bisa mencapai potensi tertingginya.

“Dia masih berusia 24 tahun. Wajar jika penampilannya naik turun. Dia tahu bahwa dia memiliki klub yang berada di belakangnya. Kami dapat senantiasa berbicara dan mendukungnya bila dia perlu,” kata Nedved.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *